Tips Membuat Paket Wisata Menarik

Para pelaku bisnis tour and travel service, atau mereka yang sering liburan tentu sudah tak asing lagi dengan istilah Paket Wisata, Paket Tour, Paket Liburan, dan banyak lagi istilah lainnya. Dari perspektif ekonomi, Paket Wisata dapat dianggap sebagai suatu produk. Bentuk atau produk dari paket wisata merupakan sebuah kemasan (dirancang secara terencana) yang terdiri dari dari hal-hal berikut : obyek, atraksi wisata, akomodasi/hotel, transportasi, makanan, pemandu wisata, asuransi perjalanan, dan lain-lain.

Secara umum biasanya dalam setiap paket wisata sudah termasuk : Hotel, Transport, Meal/Makanan, Tiket Masuk wista/parkir/karcis, guide (pemandu wisata), mineral water, rincian perjalanan, dan atraksi wisata seperti (snorkling/diving/hoping island, dll).

Namun demikian, panduan tersebut tidak mengikat. Anda juga bisa membuat paket-paket wisata dengan berbagai kreavitas lain. Biasa juga membuat paket-paket dengan kompenen-kompenen dan tema khusus. Misalnya, Anda bisa membuat paket wisata dengan hanya beberapa kompenen saja seperti Hotel, Transport, dan guide. Atau hanya rincian perjalanan, makan, dan transportasi saja. Hal ini juga diperlukan untuk memenuhi beragam permintaan customer di era sekarang.

Meski pada umumnya produk wisata ini dibuat oleh Biro Perjalanan Wisata (BPW) atau istilah asingnya ‘Tour operator’. Di Indonesia, istilah ini telah berkembang cukup luas, ada istilah tour organizer, tour consultant, dll. Sebetulnya paket wisata juga bisa dirancang oleh tour and travel. Kuncinya, semua komponen yang dipilih dan dirancang dalam sbuah paket wisata harus ditujukan untuk memenuhi kepuasan wisatawan.

Untuk menghasilkan paket wisata yang menarik Anda perlu memperhatikan latar belakangnya, manfaat produk dan keunikannya.

Nah, untuk Anda yang tertarik belajar membuat paket wisata menarik, silahkan simak tips berikut. Tips berikut ini saya kutip dari berbagai sumber :

KETERKAITAN ANTARA PROSES PRODUKSI WISATA DENGAN PENGELOLAAN WISATA

Secara keseluruhan proses produksi wisata mencakup komponen masukan (input), proses (process) dan keluaran (output).

Komponen yang dikandung pada setiap tahapan adalah sebagai berikut :
1. Masukan, berisi kegiatan perencanaan yaitu kegiatan merencanakan produk dan perlakuan terhadap produk tersebut.

2. Proses, berisikan kegiatan pengorganisasian dan penggerakan, yaitu mengkonsolidasikan, membagi tugas, dan tanggung jawab kepada tiap-tiap komponen dan faktor yang direncanakan terlibat dalam wisata.

Bentuk kegiatannya dapat berupa pemesanan tempat untuk transportasi, kamar hotel, makanan di restoran, penerbitan guide order, kepada pramuwisata yang akan melaksanakan tugasnya dan sebagainya. Selanjutnya mewujudkan rencana tersebut dalam kegiatan nyata berupa penyelenggaraan wisata.

Dalam penyelenggaraan wisata inilah semua aspek yang terlibat dalam wisata akan difungsikan. Kendaraan yang telah dipesan diberangkatkan, pramuwisata yang telah diberi tugas melaksanakan tugasnya, restoran menyiapkan makananm hiburan dipertunjukkan dan seterusnya.

3. Keluaran yang tak lain adalah produk (wisata) itu sendiri, berisi kegiatan pengawasan atau evaluasi atas penyelenggaraan wisata. Evaluasi dapat bermakna ganda. Pertama, makna tersurat, bahwa wisatawan diperkenankan untuk mengisi tanggapan atas wisata yang telah diikuti dalam sebuah blangko yang berisi daftar pertanyaan yang biasa disebut kuesioner.

Evaluasi secara tersurat juga dapat dilakukan oleh penanggung jawab penyelenggaraan wisata (guide, tour manager) yang dilakukan dengan membuat laporan wisata atau biasa disebut tour report. Kedua, makna tersirat, yakni kesan dan tingkat pengalaman yang dirasakan oleh wisatawan yang dapat dibaca melalui ekspresi dan perilakunya pada akhir wisata atau bahkan setelah wisata berlangsung.

Evaluasi yang telah dilakukan dapat dipakai sebagai umpan balik (feed back) bagi perencanaan berikutnya. Jika pada penyelenggaraan wisata yang pertama kebanyakan wisatawan mengeluh karena AC bus bocor, makanan yang dihidangkan di restoran kurang enak, hotel tempat menginap kurang nyaman atau pramuwisata yang memandu kurang sopan, maka untuk perencanaan wisata berikutnya kesan-kesan itu perlu dicermati dan dipertimbangkan guna perbaikan.

Notes : Tips membuat paket wisata ini bisa jadi masih cukup membingungkan. Untuk itu pantau terus tips update tips bisnis tour and travel service selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *